CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Senin, 24 Agustus 2009

Derita Anak Kos.......(episode termemble memble...)

hahahahahaha lama juga ni gag nulis blog,akhirny kesampean juga sekarang

hfph,jarang ngenet ni palagi sejak resmi jadi mahasiswa anyaran,gag ada waktu gag ada doku juga,hehehehe^^ ato lebih lengkapny sejak jadi anak kos

mw tau ceritany,simaklah lebih lanjut,tapi kalo ketagihan berlanjut segeralah hubungi saja dokter...........hewan.........hahahaha pissss

ya ampun ternyata jadi anak kos tu menderita banged,banged,banged.....masalah yang paling utama adalah doku.Gmn ngga,yang namany anak kos it ya dikit2 duit mulu,mw makan keluar duit,mw kuliah keluar duit,beli perlengkapan sehari2 duit lagi duit lagi,padahl yang keluar gag seberapa paling cuma seribu dua ribu,tapi taukah engkau semua uang seribu it berhargany bukan main,sangad berat untuk mengeluarkannya dari dompet,huuuu...lebai ikh

klo jaman SMA gag masalah mw jeng2 kemana juga,keluar doku berapa juga,soalny klo abis ada ortu yang siap menyuplai kembali,tapi sekarang masya Allah mw makan ajj mzt mikir seribu kali,dpertimbangin masak2 pa udah bner2 laper pa blum n mzt memperbandingkan menu man yang paling murah tapi enak n warung mana yang paling murah tapi nasinya banyak,pusingnya ngelebihin kuliah itu sendiri,hihihi

kedua,mw ngapa2in sendirian.gag ada lagi ibu yang nyediain semua kebutuhan,ngerawat klo lg sakit,hibur klo lagi sedih,n manjain kita,hikz...jadi humsick ni.semua musti dilakuin sendiri.Apalagi klo dah dalam fase anak kuliah pribadi orang iasanya berubah jadi lebih individualistik.Jadi jangan kaget klo temen2mu jadi gag kaya pas SMA lagi.emang dah kaya gitu mungkin ya kodratnya.

hfph

tapi banyak positifnya juga kok jadi anak kos,gag melulu susah juga,intinya kita jadi lebih mengharagai hidup,lebih nersyukur ajj,lebih mandiri,lebih dewasa,lebih memaknai hidup yang sebenarya......

with luph



hidup mahasiswa 2009.......!!!!

Rabu, 28 Januari 2009

KiSaH Dua Kupu-KuPu

Pagi ini. Seperti biasa suasana sejuk menyelimuti kebun mawar milik eorang petani yang tinggal di suatu desa. Mentari pagi mengintip di ujung timur. Perlahan tapi pasti mulai merangkak ke atas dunia. Menyapa semua makhluk yang senantiasa tersenyum padanya. Ramah dan menghangatkan. Embun pagi yang bening dan menyegarkan menambah suasana pagi yang penuh dengan kedamaian itu. Semua manusia sibuk memulai aktifitas mereka masing-masing. Berdagang, memasak, pergi ke sekolah, dan apa lah aktifitas-aktifitas di pagi hari.

Tapi, pazti tak ada satupun yang memperhatikan. Ataupun berhenti sejenak dan melihat. Bahwa seekor kupu-kupu kecil, bersayap hijau muda, yang tak berdaya hinggap pada setangkai bunga mawar yang basah oleh embun. Sendiri dan sepi. Mencoba tegar karena tak berkawan. Tapi, terkadang tertunduk lesu karena tak kuasa menahan sepi itu sendiri. Merenung. Dan tak terasa butir-butir kecil persis embun mengalir dari ujuna matanya yang mungil. Dia menangis.

Apa yang buatnya bersedih ?

Tak salah. Sekumpulan kupu-kupu yang terbang riang itulah pasti sebabnya. Salah satu dari mereka yang ia kenal sebagai sahabatnya. Kupu-kupu yang paling ia sayangi. Yang sedang menemukan dirinya bersama kupu-kupu lain. Kupu-kupu itu hanya mampu melihat mereka dan berkata lirih.....

tolong.....hadirlah di sini. Ijinkan aku. Bersandar padamu. Sebentar saja. Atau. Jika kau tak mau. Bolehlah. Jika. Dirimu hanya sekedar ada di sini. dan tertawa bersamaku. Biarkan aku yang mendengarkan semua ceritamu.

Tapi, sang sahabat tak berpaling sedikitpun.Seolah menandakan bahwa dia berkata...

Aku ingin di sini sekarang. Aku ingin trbang. Bebas meraih diriku. Dan mereka yang sekarang membuatku nyaman. Bukan dirimu.......

Aku mengerti

terbanglah

Dan ingatlah aku selalu di sini

untuk ada

setiap kau lelah dan ingin bersandar

setiapkau sedih dan ingin mengadu

sahabatku...